Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Pemerintah Kota Yogyakarta
Selamat Datang di Website Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
admin, 20 November 2018 Sego Gurih, Kuliner Sekaten Yang Sarat Makna
berita

Jogja Welcomes You -

Bersamaan dengan digelarnya Sekaten, akan banyak penjual dadakan Nasi gurih bermunculan di sekitar Masjid Gede Kauman. Di tempat inilah sepasang gamelan kuno Kanjeng Kyai Gunturmadu dan Kanjeng Kyai Nagawilaga dilantunkan hingga berakhirnya perayaan Garebeg yang ditandai keluarnya sejumlah Gunungan.

Sebenarnya Sego Gurih bukanlah sepenuhnya kuliner khas pada saat Sekaten, Sego gurih sama halnya dengan Gudeg yang dapat dijumpai di Kota Jogja, namun memang tidak banyak yang menjajakan Nasi gurih tersebut. Hanya pada kesempatan Sekatenlah Nasi gurih banyak dijumpai, khususnya pada saat penutupan Sekaten, tidak sedikit masyarakat Yogyakarta dan wisatawan berbondong-bondong untuk dapat menikmati Sego gurih. Sego gurih biasanya juga dihidangkan dengan aneka macam pelengkap seperti lalapan dan lauk-pauk.

Bagi masyarakat di Yogyakarta, sego gurih atau nasi gurih merupakan sebuah wujud dari rasa syukur dan meminta kesalamatan kepada Tuhan. Dengan filosofi tersebut maka seringkali kita juga menjumpai nasi gurih disajikan dalam upacara tradisi syukuran dan slametan dalam budaya jawa.

Berita Wisata Event

Tinggalkan Komentar


Daftar Komentar

Search
Tautan
Jogjakota DisparDIY Taman Pintar Kota Yogyakarta CCTV Malioboro
Polling
Apakah Website ini bermanfaat ?

Hasil Polling
Sangat Bermanfaat69.53%
Cukup Bermanfaat11.4%
Kurang Bermanfaat3.84%
Tidak Bermanfaat7.17%
Statistik Pengunjung
Hari Ini 300 Kemarin 210 Bulan Ini 5111 Tahun Ini 71669 Total Pengunjung 91050