Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Website Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
admin, 26 August 2021 Pendopo Agung Tamansiswa Wisata Edukasi Sarat Nilai Perjuangan
berita

Berwisata ke Kota Yogyakarta salah satu kegiatan yang menarikuntuk dilakukan adalah kunjungan ke bangunan bersejarah. Padabeberapa bangunan bersejarah kegiatan yang dapat dilakukanadalah menikmati cerita sejarah serta berfoto dengan latarbelakang bangunan yang estetik dan unik. Namun terdapat salahsatu tempat bersejarah yang penting untuk dikunjungi wisatawanjika ingin mengetahui asal muasal gelar kota pendidikan yang tersemat pada Yogyakarta, selain nama besarnya sebagai kotawisata. Bangunan bersejarah ini bernama Pendopo AgungTamansiswa, di dalam komplek perguruan Tamansiswa yang tidak beralihfungsi sejak didirikannya serta masih dipertahankankeasliannya.

Perguruan Tamansiswa yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantaraatau yang bernama asli Raden Mas Suwardi Suryaningrat pada 3 Juli 1922 sendiri mulanya merupakan suatu lembaga pendidikanyang memberikan kesempatan bagi rakyat pribumi untuk bisamemperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupunorang-orang Belanda.

PusatPerguruan Tamansiswa berada di Jalan Gadjah MadaLempuyangan dulunya, namun karena perkembangan yang pesatrumah perguruan yang ada di Lempuyangan tidak memadai lagisehingga Ki Hajar Dewantara memindahkan PerguruanTamansiswa ke Wirogunan (sekarang Jalan Tamansiswa) untukdijadikan pusat Perguruan Tamansiswa yang baru. Sewaktupindah ke Wirogunan, Ki Hajar Dewantara menegaskanperlunya Tamansiswa memiliki pendopo sehingga didirikanlahPendopo Agung Tamansiswa pada 10 Juli 1938 ditandai denganpeletakan batu pertama oleh Nyi Hajar Dewantara.

Pada tanggal 16 November 1938 pendopodibuka dengan resmi. Bangunan induk pendopo berdenahpersegi panjang menghadap ke barat, terdapat empat tiangpenyangga utama (sokoguru) dengan tinggi 6,25 meter dan 12 tiang pendukung dengan tinggi 3,75 meter tanpa dinding.

Pada masa revolusi fungsi pendoposebagai tempat "penanaman" nilai-nilai kebangsaan yang dilakukan oleh Ki Hajar Dewantara. Pendopo AgungTamansiswa dikelola Yayasan Persatuan Perguruan Tamansiswasampai sekarang. Di dalam kompleks terdapat bangunan PusatWanita Tamansiswa, Sekolah Taman Indria (TK), Taman Muda(SD), Sekolah Taman Dewasa (SMP), dan Balai PersatuanTamansiswa.

Di sisi utara terdapat bekas rumah tinggal Ki Hajar Dewantarayang dijadikan Museum Dewantara Kirti Griya tanggal 2 Mei 1970. Dimanfaatkan sebagai tempat kunjungan edukatif bagipelajar. Selain itu, difungsikan pula sebagai tempat kuliahlapangan bagi mahasiswa. Masyarakat sekitar jugamemanfaatkan Pendopo Agung Tamansiswa untuk berkegiatansosial, berlatih tari, dan acara kesenian lainnya. Pendopo AgungTamansiswa ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budayamelalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan KebudayaanRepublik Indonesia Nomor 243/M/2015 tanggal 18 Desember2015. Pendopo Agung Tamansiswa dapat ditemukan denganmudah di Jalan Tamansiswa No. 25 Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta.

Sumber: cagarbudaya.kemdikbud



Tinggalkan Komentar


Daftar Komentar

Search
Tautan
Jogjakota DisparDIY Official Youtube Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Instagram Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Polling
Hasil Polling
Sangat Bermanfaat67.94%
Cukup Bermanfaat11.82%
Kurang Bermanfaat3.39%
Tidak Bermanfaat5.91%
Statistik Pengunjung
Hari Ini 26 Kemarin 1141 Bulan Ini 21682 Tahun Ini 173409 Total Pengunjung 615180