Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Website Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
admin, 14 June 2021 Pemkot Yogyakarta Ajak Kampung Wisata Peringati Hari Sepeda dan Lingkungan Hidup Sedunia
berita

Agenda memperingati Hari Sepeda dan Lingkungan Hidup Sedunia dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, Sabtu (12/06) di empat titik Kota Yogyakarta untuk menghindari kerumunan. Kegiatan yang dilakukan adalah bersepeda bersama dan menanam pohon. Tiga Kampung wisata dilibatkan dalam kegiatan ini yakni Kampung Wisata Tamansari, Kawasan Mina Julantoro, Kalurahan Gedongkiwo dan Grojogan Tanjung, Kalurahan Patangpuluhan.

Titik pertama kegiatan bersepeda dan menanam pohon bersama adalah start dari Kantor Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta dan finish di Taman Flamboyan Kampung Wisata Becak Maju. Titik kedua dimulai dari start di Balai Kota dan finish di Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) Dewa Brongto (Brontokusuman, Mergangsan). Garis start titik ketiga berada di Taman Pintar dan berakhir di Embung Taman Budaya Giwangan. Titik empat adalah titik terakhir yang berawal dari Parkir Timur Taman Sari dan garis finish berada di Grojogan Tanjung, Patangpuluhan.

Salah satu titik yakni Kampung Wisata Tamansari dan Grojogan Tanjung dihadiri oleh Wirawan Hario Yudho, S.H. Staf Ahli Walikota Bidang Kesejahteraan Rakyat. Pada kesempatan tersebut selain bersepeda bersama dan menanam pohon, beliau menyampaikan apresiasi kepada kampung wisata yang telah terlibat. “Saya berterima kasih kepada seluruh pengurus kampung wisata di Kota Yogyakarta karena telah mengelola dengan baik. Destinasi wisata di tingkat kampung memiliki keunggulan dan ciri khas sebagai atraksi yang menarik wisatawan untuk berkunjung.” tegas Wirawan Hario Yudho, S.H.

Rute bersepeda bersama dengan start dari Kampung Wisata Tamansari melewati kawasan-kawasan wisata populer di Kota Yogyakarta. Pesepeda mengawali dengan menanam pohon di garis start, melanjutkan bersepeda ke kawasan kampus Widya Mataram dan Alun-Alun Kidul Keraton Yogyakarta. Saat mengunjungi Mina Julantoro, pesepeda beristirahat sembari menikmati suasana kampung yang asri dan unik dengan kolam ikan di aliran irigasi sebagai daya tariknya. Finish di Grojogan Tanjung dimeriahkan dengan sambutan tari barongsai dan pemandangan sungai Winongo sebagai daya tarik kampung.

“Kampung wisata yang bagus sebaiknya memiliki ciri khas atraksi dibanding kampung wisata lain. Agar kampung tersebut dapat dikenal dan wisatawan hafal terhadap masing-masing karakter kampung sebagai tujuan wisatanya di Kota Yogyakarta. Saya melihat masih ada banyak yang dapat dilakukan khususnya di Grojogan Tanjung. Contohnya pembuatan blankon dapat ditawarkan pada wisatawan sebagai atraksi wisata khas dari Grojogan Tanjung.” pesan Wirawan Hario Yudho, S.H.

Tujuan kegiatan selain mengumandangkan manfaat menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari juga memperkenalkan destinasi wisata alternatif kampung wisata. Pada kesempatan tersebut Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta pun memperkenalkan inovasi sport tourism kepada masyarakat yakni MONALISA. Wisata baru Menikmati Harmoni Kota Jogja Dengan Lima Jalur Sepeda Wisata (MONALISA) ditawarkan kepada masyarakat dan wisatawan yang ingin mencoba beraktivitas wisata, berolahraga, kuliner dan menikmati harmoni Kota Yogyakarta secara lebih intens.



Tinggalkan Komentar


Daftar Komentar

Search
Tautan
Jogjakota DisparDIY Official Youtube Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Instagram Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Polling
Hasil Polling
Sangat Bermanfaat67.99%
Cukup Bermanfaat11.88%
Kurang Bermanfaat3.4%
Tidak Bermanfaat5.94%
Statistik Pengunjung
Hari Ini 409 Kemarin 556 Bulan Ini 14037 Tahun Ini 124622 Total Pengunjung 566393