Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Website Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
admin, 24 May 2021 Omah Kreatif Loedjie 16 Mendukung Kegiatan Pariwisata Kota Yogyakarta Melalui Pengembangan Ekonomi Kreatif
berita

Karya seni kreatif yang menarik perhatian dan kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta, tidak lepas dari peran penting kelompok masyarakat. Itulah yang dilakukan oleh pengurus dari Omah Kreatif Loedjie 16 yang mempunyai misi untuk mengembangan softskill warga di Kampung Gunungketur dalam hal memproduksi barang yang mempunyai daya tarik dan diminati banyak orang. Dimulai sejak tahun 2017 pemuda di Kampung Gunungketur dikumpulkan dan diberi pelatihan pembuatan karya seni tie-dye dan seni lukis pada kaos oblong putih.

“Di tahun 2017 itu trend kaos tie-dye sudah tidak ada lagi sebenarnya, tapi kemudian karya yang dihasilkan oleh pemuda kampung kami coba masukkan di toko batik dan permintaan akan kaos tie-dye dari Omah Kreatif Loedjie 16 meningkat pesat. Hal itu dikarenakan motif tie-dye handmade kami yang hasilnya berbeda-beda sehingga menjadi desain yang eksklusif dan tidak ditemukan di produksi tie-dye lain.” terang Anjas, ketua pengurus Omah Kreatif Loedji 16.  

Kaos tie-dye produksi Omah Kreatif Loedji 16 mempunyai ciri khas warna terang, serta corak khusus dan berbeda yakni corak gunungan. Di salah satu toko batik terkenal di Kota Yogyakarta yang menjadi tujuan wisatawan lokal maupun internasional yakni Hamzah Batik, kaos oblong tie-dye khususnya menjadi produk eksklusif yang paling diminati dan dibeli sehingga membutuhkan suplai sebanyak lebih dari 50 kaos per bulan.

”Saat ini selama satu minggu tiga kali, pemuda kampung menggarap pesanan kaos di Omah Kreatif Loedjie 16. Karena pembuatan tie-dye ini membutuhkan waktu cukup lama, sehingga selama satu hari penuh dikhususkan untuk mengikat kaos putih polos sesuai kreasi masing-masing pembuat dan mencelupkan dalam warna yang telah disiapkan.” ungkap Santi, Humas Omah Kreatif Loedjie 16.

Diinformasikan juga bahwa proses pengeringan kaos yang telah diwarnai membutuhkan waktu semalam, sehingga esok harinya baru bisa dilanjutkan melepas ikatan dan menambah detil lain seperti logo Omah Kreatif Loedji 16 ataupun sentuhan motif lain pada kaos. Keberadaan kaos tie-dye dari Omah Kreatif Lodjie 16 ini akhirnya menjadi salah satu produk oleh-oleh khas Yogyakarta yang telah dibawa pulang oleh wisatawan ke daerahnya masing-masing, bahkan dikirim ke luar negeri melalui pesanan online.

Kemasan dan inovasi produk kaos tie-dye terus dikembangkan saat ini selain berupa kaos siap pakai, juga set kaos dan material pembuatan karya tie-dye yakni cairan pengunci warna dan cat warna kain, agar pembeli dapat membuat kreasinya sendiri di rumah. Kegiatan yang semula swadaya oleh para pengurusnya, sekarang telah terlihat hasilnya dengan meningkatnya penjualan produk kaos tie-dye dan kaos lukis handmade karya pemuda Kampung Gunungketur. Penghasilan dari penjualan selain untuk operasional produksi, juga dinikmati dan kembali lagi kepada warga kampung yang membuat kaos.



Tinggalkan Komentar


Daftar Komentar

Search
Tautan
Jogjakota DisparDIY Official Youtube Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Instagram Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Polling
Hasil Polling
Sangat Bermanfaat68.09%
Cukup Bermanfaat11.89%
Kurang Bermanfaat3.34%
Tidak Bermanfaat5.95%
Statistik Pengunjung
Hari Ini 488 Kemarin 727 Bulan Ini 15284 Tahun Ini 105528 Total Pengunjung 547299