Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Website Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
admin, 12 March 2021 Jemparingan Ala Mataraman
berita

Jemparingan adalah olahraga panahan tradisional Jawa dengan gaya mataraman.  Jemparingan berasal dari kata jemparing yang berarti anak panah, permainan jemparingan ini memiliki nama sendiri untuk perlengkapan yang menyertainya.

“Jemparingan biasanya rutin dilakukan dalam kurun waktu 35 hari sekali (Selapan) pada hari sabtu kliwon menurut kalender jawa dan setahun sekali saat “Hadeging Kadipaten Pakualaman” atau peringatan ulang tahun berdirinya Kadipaten Puro Pakualaman”, jelas Pak Agung Susila pengurus Jemparingan Puro Pakualaman.

Sampai saat ini olahraga tradisional jemparingan masih banyak peminatnya dari dalam daerah, nasional dan internasional. “Khusus untuk wilayah DIY anak mudanya sekarang sudah banyak meminati olahraga tradisional ini. Masa pandemi walaupun ada himbauan untuk tidak menimbulkan kerumunan, tidak mengecilkan semangat anak anak muda untuk berlatih jemparingan ini dengan membentuk kelompok latihan tingkat wilayah”, lanjut Pak Agung.

Organisasi jemparingan ini berpusat di Kadipaten Puro Pakualaman baik secara daerah ataupun nasional. ”Kegiatan jemparingan ini rutin diselenggarakan agar dapat dikenal oleh masyarakat luas. Rutinitas “Gladhen Jemparingan” tingkat daerah maupun nasional, kami maksudkan agar olahraga memanah tradisional ini dapat masuk kembali di PON (Pekan Olahraga Nasional)”, harap Pak Agung.

Harga peralatan jemparingan tidak ada standar, mulai dari 700.000 hingga 1.500.000 satu set yang sudah termasuk gandewo(busur) dan anak panah. Semua peralatan jemparingan terbuat dari kayu dan bambu dengan bentuk menyesuaikan dari minimal tinggi badan dan postur tubuh pemanah. Penyesuaian ini sangat diperlukan agar pemanah merasa nyaman dan dapat memanah dengan optimal. Oleh karenanya perlengkapan jemparingan bersifat pribadi dan sulit untuk dipinjamkan.

Usia terbaik untuk memulai belajar jemparingan yaitu di usia minimal tingkat SD, banyak keuntungan bermain jemparingan ini Antara lain adalah olahraga yang di sunnah kan dalam agama dan empat nilai makna olah rasa (Sawiji/konsentrasi, Greget/semangat, Sengguh/percaya diri, Ora Mingkuh/bertanggung jawab).



Tinggalkan Komentar


Daftar Komentar

Search
Tautan
Jogjakota DisparDIY Official Youtube Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Instagram Resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Polling
Hasil Polling
Sangat Bermanfaat68.2%
Cukup Bermanfaat11.94%
Kurang Bermanfaat3.35%
Tidak Bermanfaat5.97%
Statistik Pengunjung
Hari Ini 517 Kemarin 502 Bulan Ini 12267 Tahun Ini 65758 Total Pengunjung 507529