Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Pemerintah Kota Yogyakarta
Selamat Datang di Website Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
admin, 01 November 2018 Kunjungan Ke Klenteng Tjen Ling Kiong atau Klenteng Poncowinatan pada acara Test Tour
berita

Jogja Welcomes You - Dinas Pariwisata mengajak beberapa perwakilan stakeholder pariwisata pada salah satu kegiatan Bidang Promosi dan Pengembangan Pariwisata yaitu Test Tour.

kegiatan Test Tour dilaksanakan senin-kamis, tanggal 18-20 Oktober 2018. Test Tour dimulai dari hari Kamis mengunjungi Pabrik Pembuatan Rokok sejak tahun 1918 yaitu Taru Martani, Klenteng Poncowinatan, Menikmati Bakso dan Es Buah "PK", dan diakahiri dengan mengunjungi Masjid Gedhe Kauman dan menikmati suguhan di Pendopo Lawas Alun-alun Utara Kota Yogyakarta.

Pada Kunjungan ke Klenteng Tjen Ling Kiong atau biasa disebut Klenteng Poncowinatan yang beralamatkan di Jl. Poncowinatan 16, depan Pasar Kranggan Yogyakarta. Dinas Pariwisata disambut hangat oleh pengurus Klenteng Tjen Ling Kiong tersebut, dan dijelaskan mengenai sejarah dan isi dari Klenteng Tjen Ling Kiong.

Klenteng Tjen Ling Kiong yang dikelola Yayasan Bhakti Loka ini memiliki keistimewaan yang mungkin tidak dimiliki Klenteng-klenteng lainnya. Klenteng Poncowinatan ini merupakan salah satu benda atau Bangunan Cagar Budaya (BCB) yang dimiliki Kota Yogyakarta yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.07/PW.007/MKP/2010, yang ditanda tangani Menteri Kebudayaan dan Pariwsata Jero Wacik. Klenteng Poncowinatan ini adalah tinggalan sejarah dan purbakala yang harus tetap dilindungi dan dilestarikan termasuk lingkungan sekitarnya.

Setiap Tahun Baru Imlek dan hari-hari keagamaan bagi orang tionghoa, Klenteng ini selalu ramai dikunjungi umat baik yang ada di Yogyakarta maupun dari luar Yogyakarta. Klenteng ini juga menarik perhatian wisatawan, lantaran termasuk salah satu bangunan tua di Yogyakarta. Beberapa pihak mengusahakan klenteng ini ditetapkan sebagai kawasan heritage alias benda cagar budaya.

Setiap Imlek tiba, Klenteng Poncowinatan ini juga dalam tradisinya menggelar tumpengan merah putih yang didoakan bersama-sama. Tumpengan merah putih ini digelar untuk mendoakan bangsa dan negara Indonesia dan kemakmuran umat di seluruh dunia. Yang unik adalah perayaan Imlek yang selama ini selalu identik dengan ragam tradisi dari tanah leluhur etnis Tionghoa di China atau Tiongkok, tidak terjadi di Klenteng Poncowinatan ini. Suasana berbeda di setiap perayaan Imlek di kelenteng Poncowinatan ini adalah hadirnya nuansa adat Jawa. Perayaan dan kegiatan mempersembahkan rasa syukur menyambut tahun baru berhias juga dengan hadirnya tumpeng. Aroma akulturasi tradisi Imlek dengan nuansa Jawa juga sangat terasa ketika ratusan warga duduk di meja panjang untuk makan bersama usai memanjatkan doa.

Berita Wisata

Tinggalkan Komentar


Daftar Komentar

Search
Tautan
Jogjakota DisparDIY Taman Pintar Kota Yogyakarta CCTV Malioboro
Polling
Apakah Website ini bermanfaat ?

Hasil Polling
Sangat Bermanfaat69.34%
Cukup Bermanfaat11.45%
Kurang Bermanfaat3.95%
Tidak Bermanfaat7.11%
Statistik Pengunjung
Hari Ini 39 Kemarin 218 Bulan Ini 4726 Tahun Ini 64081 Total Pengunjung 83462