Website Dinas Pariwisata Seni dan Budaya, http://pariwisata.jogjakota.go.id/

Berita, Menbudpar Kukuhkan Pengurus GIPI 2011-2015

Jum'at, 06 Mei 2011 Hit: 1792

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik, SE melantik pengurus Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) periode 2011-2015 di Gedung Sapta Pesona Kementerian Budpar Jakarta, Kamis (5/5). Terbentuknya GIPI sebagai wadah asosiasi pariwisata ini merupakan amanah dari Undang-Undang No.10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.


Dalam UU Kepariwisataan tahun 2009 dalam Pasal 50 dan 66 menyebutkan, untuk mendukung pengembangan dunia usaha pariwisata yang kompetitif, dibentuk satu wadah yang dinamakan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), sedangkan untuk pertama kali pembentukan GIPI tersebut difasilitasi oleh Pemerintah (Kementerian Budpar).


Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata (Ditjen PDP) Kemenbudpar Firmansyah Rahim dalam laporannya menyebutkan, pengurus GIPI yang dilantik hari ini telah melalui serangkaian proses dan tahapan dengan difasilitasi oleh Kementerian Budpar, di antaranya pertemuan seluruh asosiasi usaha pariwisata dan asosiasi profesi pariwisata, dilanjutkan dengan pertemuan pembentukan tim teknis, finalisasi Anggaran Dasar (AD) GIPI, serta proses pemilihan pengurus melalui pemungutan suara.


Terpilih sebagai Ketua Umum GIPI adalah Didien Djunaedi, sedangkan Sekjen Indra Syahbirin dan Bendara Pieters Basuki. Para pengurus inti ini selanjutnya menyusun kepengurusan lengkap GIPI periode 2012-2015 yang dikukuhkan Menbudpar Jero Wacik.


Menbudpar Jero Wacik mengharapkan para pengurus GIPI 2011-2015 pro aktif mensosialisasikan visi, misi, dan program kerja organisasi sesuai amanat Undang-Undang Kepariwisataan tahun 2009. Selain itu GIPI harus dapat mewujudkan sebagai wadah bagi para pemangku kepentingan (stakeholder) kepariwisataan serta sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pariwisata.


"Dalam mensejahterakan masyarakat, sektor pariwisata berpijak pada kebijakan pembangunan yang pro growth (pro-pertumbuhan), pro poor (pro- kemiskinan), pro job (pro-penciptaan lapangan kerja), dan pro environment (pro-terhadap lingkungan)," kata Menbudpar Jero Wacik.


Dalam UU Kepariwisataan tahun 2009 mengamanatkan lahirnya dua organisasi kepariwisataan masing-masing Gabungan Industri Pariwisata Indonesia dan Badan Promosi Pariwisata Indonesia. Diharapkan organisasi kepariwisataan ini tidak lama lagi segera terbentuk untuk bersama-sama memajukan kepariwisataan Indonesia. (Pusformas)

sumber : http://www.budpar.go.id/page.php?ic=512&id=6206