Website Dinas Pariwisata Seni dan Budaya - Yogyakarta Kota Terfavorit Menurut Indonesian Tourism Award 2010

Jajak Pendapat Setujukah anda dengan pengembangan Kawasan Bantaran Sungai Code sebagai kawasan wisata alternative ?

Sangat setuju
Setuju
Ragu-ragu
Tidak setuju
Sangat tidak setuju

    LihatPemilih: 3847

Login
 
Username  
Password  
 
Potret

Slamet Rahardjo, Maestro Pembuat Blangkon

Slamet Rahardjo, Maestro Pembuat BlangkonBlangkon adalah tutup kepala yang digunakan oleh kaum pria sebagai bagian dari pakaian tradisional jawa Blangkon sebenarnya bentuk praktis dari iket yang merupakan tutup kepala yang dibuat dari batik Tidak ada catatan sejarah yang dapat menjelaskan asal m

Berita

Yogyakarta kota terfavorit menurut Indonesian Tourism Award 2010
Hit: 1913

Yogyakarta kota terfavorit menurut Indonesian Tourism Award 2010

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik, SE memberikan penghargaan Indonesia Tourism Award  (ITA) 2010 kepada Pemda dan industri pariwisata di Grand Studio Metro TV Jakarta, Kamis (2/12). Pemberian penghargaan tersebut dimaksudkan untuk mendorong para pemimpin daerah (Provinsi, Kota, dan Kabupaten) serta pelaku industri pariwisata agar terus berbenah dan meningkatkan kreativitas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan domestik (wisnus) maupun mancanegara (wisman).

Penganugerahan ITA 2010 diberikan melalui proses survey di 25 kota/kabupaten yang dipilih berdasarkan besarnya anggaran yang mereka alokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Adapun kategori yang disurvei meliputi; kabupaten/Kota terbaik dalam layanan wisata, kota tujuan wisata favorit, obyek wisata favorit, industri penunjang pariwisata terbaik yang dibagi dalam 9 sub kategori yaitu; hotel non-bintang, hotel bintang, maskapai penerbangan, biro perjalanan wisata, taksi, restoran, golf, spa, dan mall.

Selain itu juga dipilih berdasarkan kompetisi program, yaitu Pemprov yang paling berkomitmen terhadap pengembangan pariwisata. Penghargaan khusus juga diberikan kepada daerah, yang mana dengan keterbatasan dana yang dimiliki tetap punya komitmen tinggi untuk mengembangkan industri pariwisata di daerahnya.  

Menbudpar Jero Wacik menyatakan, pertama kali Pemerintah meluncurkan Visit Indonesia Year (VIY) 2008 telah mendorong daerah untuk gencar melakukan promosi pariwisata, untuk ini daerah kemudian menggelar program visit mereka seperti Visit Musi, Visit Bangka Belitung, Visit Batam dan banyak lagi.  Baru-baru ini kami meluncurkan program Visit Banda Aceh 2011 dan Visit Makassar & beyond 2011-2014, sehingga tahun depan akan banyak visit yang digelar oleh daerah di tanah air, kata Menbudpar.  

Menbudpar optimis target Visit Indonesia sebesar 6,75 juta hingga 7 juta wisman pada tahun 2010 bisa tercapai, sehingga pariwisata tahun ini akan menghasilkan devisa  sekitar US$ 7 miliar. Sementara posisi Januari hingga Oktober 2010, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sebanyak 5,450 juta wisman atau naik 12,5% dibandingkan  periode yang sama tahun 2009 sebesar 4,824 juta.  

Untuk menggiatkan minat wisnus  melakukan perjalanan wisata di dalam negeri, Kemenbudpar mencanangkan program Kenali Negerimu, Cintai Negerimu serta upaya Pemerintah Daerah yang menggelar berbagai program pariwisata untuk menarik wisatawan di antaranya Sail Banda (Maluku), Yogya Java Carnival (Yogyakarta), Solo International Ethnic Music  (Solo), dan ASEAN Jazz Festival (Batam)  sehingga semakin menggairahkan industri pariwisata di dalam negeri.

Berikut daftar pemenang penghargaan Indonesia Tourism Award 2010 :

Kategori tempat tujuan wisata terbaik

1. Tabanan Tanah Lot Bali

2. Candi Prambanan

3. Candi Borobudur

4. Jam Gadang Bukittinggi

Kategori penerbangan murah terbaik

1. Lion air

2. Air Asia

3. Batavia Air

Kategori biro perjalanan terbaik :

1. Vaya Tour

2. Haryono Travel

Kategori Taxi terbaik :

1. Express

2. Putera

Kategori restoran makanan laut terbaik :

1. The Cost Restaurant

2. Golden Prawn

Kategori restoran Sunda terbaik :

1. Kampung Daun

2. Saung Cianjur

3. Bumbu Desa

Kategori restoran Jawa terbaik :

1. Ayam Goreng Mbok Berek

2. Bebek Bengil

Kategori restoran Padang terbaik :

1. Simpang Raya

2. Sederhana

3. Garuda

Kategori hotel non bintang terbaik : Hotel Paseban

Kategori hotel bintang lima terbaik :

1. J.W. Marriot

2. Sheraton Senggigi Beach Hotel & Resort

3. Aryaduta

4. Shangrila

Kategori hotel bintang empat terbaik : Swiss Bel Hotel

Kategori hotel bintang tiga terbaik : Ibis Hotel

Kategori mall terbaik di Jakarta :

1. Plaza Indonesia

2. Mall Taman Anggrek

Kategori mall terbaik di luar Jakarta :

1. Ambarukmo Plaza

2. Mall Galleria

3. Solo Grand Mall

Kategori mall di luar Jawa :

1. Mall Pekan Baru

2. Ratu Indah Mall Makassar

3. Mall Panakukang

Kategori kota/kabupaten dengan pelayanan terbaik :

1. Kota Denpasar

2. Kota Jogjakarta

3. Kota Solo

4. Kota Makassar

5. Kota Malang

6. Kota Manado

7. Kota Medan

8. Kota Bukittinggi

9. Kabupaten Cianjur

10. Kabupaten Lombok Timur

Kategori kota terfavorit :

1. Kota Jogjakarta

2. Kota Medan

3. Kota Manado

4. Kota Malang

5. Kota Solo

6. Kota Bandung

7. Kota Makassar

Kategori propinsi dengan pengembangan program wisata terbaik

1. DIY

2. NTB

Kategori Best of The Best

Kota : Kota Denpasar

Propinsi : Bali

Penghargaan khusus : Kabupaten Manggarai Barat, NTT

Daerah Tujuan Wisata : Bedugul, Tabanan, Bali

Hotel berbintang : Hard Rock Hotel, Bali

Restoran : Bandar Jakarta

Spa : Martha Tilaar Salon Day Spa

Biro Perjalanan : Panorama Tour

Mall : Plaza Senayan

Golf : Damai Indah Golf

Taxi : Blue Bird

Hotel non bintang : Legian Village Hotel

Penerbangan : Garuda Indonesia. ( Pusformas)

sumber www.budpar.go.id/page.php

HALAMAN : 1

Link
Portal Pemkot Jogja Taman pintar TIC JOgja kota HPI Yogyakarta ASITA JOGJA JogjaCarnival kemenbudpar DIMAS DIAJENG Wisata Gunung api Purba Nglanggeran taman budaya Gudegnet jogjadotcom tasteofjogja visitingjogja yogyes Tour Jagja kampung wisata dipowinatan fmi Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta Java Promo Ruparagam sonobudoyo jogja trip TPO cokro tela cake Purawisata

Hak Cipta © Badan Informasi Daerah

Pemerintah Kota Yogyakarta - 2007.