Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Pemerintah Kota Yogyakarta
Selamat Datang di Website Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
admin, 03 Mei 2018 Kampung Wisata Pandean
berita

Kampung wisata pandean secara administrative maupun kewilayahan berada di wilayah kelurahan Pandeyan kecamatan Umbulharjo. Kampung wisata Pandeyan lokasinya sangat strategis karena bersebelahan dengan kawasan obyek wisata pusat kerajinan dan kuliner Ex.TSquare.

Nama kampung pandeyan konon diambil dari kata “pande” yang artinya keahlian seseorang dalam membuat peralatan dari besi dengan alat “ububan” atau bara api yag ditiup atau disebul dengan angin dengan menggunakan semacam balon yang dibuat dari kulit dan ditekan sehingga mengeluarkan angin. Konon didaerah tersebut cukup banyak masyarakat yang berprofesi atau bekerja sebagai buruh pande dan menghasilkan berbagai jenis produk yang dibuat dari bahan dasar besi antara lain peralatan untuk pertanian dan tukang kayu. Terkait dengan keahlian seorang pande konon juga ada seorang pande yang sekaligus dikenal sebagai seorang empu gongso atau ahli membuat gamelan. Terkait hal tersebut hingga kini keberadaan kampung pandeyan lebih dipahami sesuai toponim asal usul kampung pandeyan sebagai tempat pembuatan gamelan, hingga saat ini masih dapat dlihat adanya warga pandeyan yang masih membuat gamelan.

Kampung wisata pandeyan sesuai potensi unggulannya maka dalam pengembangannya mengarah atau berbasis pada seni dan budaya. Atraksi daya tarik wisata yang dikembangkan antara lain atraksi seni pertunjukan wayang kulit, karawitan, kethoprak, jathilan, mocopat, ledek gogik dan workshop pembuatan gamelan jawa. Dalam sisi lain kampung wisata pendeyan juga mengembangkan seni bregodo keprajuritan bahkan saat ini memiliki tiga bregodo keprajuritan putra Lombok ijo dan Lombok abang dan satu bregodo keprajuritan putri.

Kampung wisata pendeyan kini hadir sebagai referensi wisata malam hari karena kampung wisata pandean sudah mampu menyelenggarakan gelar seni pertunjukan wayang kulit dan kethoprak maupun mocopat secara regular dan rutin seminggu sekali, dengan demikian bagi wisatawan yang sedang bermalam di kota Yogyakarta dan menghendekai untuk menyaksikan atraksi seni tradisional wayang kulit, kethoprak maupun mocopat dapat berkunjung di kampung wisata pandeyan sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Untuk wayang kulit setiap malam jumat muali jam 20.00 dan kethoprak setiap malam selasa.

Dalam rangka meningkatkan atraksi daya tarik kampung wisata pandeyan setiap tahun secara rutin juga digelar upacara adat dan tradisi yang diberi nama “Bakdo Kupat” yang diselenggarakan satu minggu setelah idul fitri. Secara filosofis upacara adat dan tradisi bakdo kupat merupakan sebuah ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa telah selesainya masa puasa selama satu bulan penuh dan memasuki masa kemenangan dan kesucian kembali (fitri) maka dengan semangat gotong royong dan kebersamaan daan dengan kerendahan hati warga berebut saling memberi dan meminta maaf hal itu disimbolkan dengan adanya gunungan yang dibuat dari rangkaian ketupat yang secara filosofi kurang lebih artinya dalam bahasa jawa “ngaku lepat” atau mengaku salah. Prosesi upacara adat dan tradisi bakdo kupat dimulai dengan kirab atau arak arakan gunungan ketupat dan diiringi jodang yang berisi ketupat dan kelengkapannya yaitu lauk pauk yang terdiri dari sayur sambal goreng krecek, sayur santan, kedelai goreng, dll. Arak arakan diikuti oleh segenap warga masyarakat pandean serta berbagai kelompok kesenian rakyat dan dikawal oleh kelompok bregodo keprajuritan.

Setelah kirab selesai kemudian peserta kirab berkumpul di halaman depan masjid setempat untuk berdoa bersama memohon perlindungan dan keselamatan serta kehidupan yang sejahtera dari Tuhan Yang Maha Esa untuk kehidupan yang akan datang setelah doa selesai sebagai ungkapan kegembiraan maka dilakukan makan bersama menyantap ketupat dengan lauk pauk yang sudah disediakan dan gunungan ketupat juga diperebutkan atau dibagikan kepada warga serta mesyarakat umum yang hadir dalam acara bakso kupat.

Setelah upacara adat dan tradisi bakdo kupat selesai sebgai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan maka pada malam harinya digelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk di pendopo rumah budaya pandeyan yang dibawakan oleh warga masyarakat pandeyan sendiri.

Satu hal yang menarik dan unik di kampung wisata pandeyan adalah suasana tata sosial kehidupan sehari hari masyarakatnya masih sangat kental dengan tata kehidupan sosial pedesaan padahal kampung pandeyan kini sudah berkembang menjadi sebuah kampung dalam perkotaan namun kehidupan yang guyub rukun dan semangat gotong royongnya masih terjaga dengan baik termasuk dalam kerukunan hidup beragamanya.

Itinerary Paket Dasar

1. jam : 08.30 – 09.00 : Upacara penyambutan dengan Bregodo

2. jam : 09.00 – 09.30 : Atraksi seni pertunjukan Ledek Gogik

3, jam : 09.30 – 10.30 : Atraksi seni Karawitan dan Kethoprak Carangan

4. jam : 10.30 – 11.30 : Workshop pembuatan gamelan

5. jam : 11.30 – 12.30 : Blusukan dan Interaksi sosial

6. jam : 12.30 – 13.30 : Makan siang

Keterangan :

Reservasi Sehari sebelumnya

Harga Paket Rp. 15.000;/pax – minimal 15 pax

Kontak Person : Mulyono – 0274417202 – Citra – 082225097743

 



Tinggalkan Komentar


Daftar Komentar

Search
Tautan
Jogjakota DisparDIY Taman Pintar Kota Yogyakarta CCTV Malioboro
Polling
Apakah Website ini bermanfaat ?

Hasil Polling
Sangat Bermanfaat70.37%
Cukup Bermanfaat10.31%
Kurang Bermanfaat3.38%
Tidak Bermanfaat7.57%
Statistik Pengunjung
Hari Ini 133 Kemarin 56 Bulan Ini 3302 Tahun Ini 20919 Total Pengunjung 40300